Di kepalanya pertanyaan seperti subuh. Berlabuh sebelum mentari mengayuh terlalu jauh.
Di kepalanya pertanyaan seperti tamu. Berderak , mengetuk, memaksa masuk. Menyalami dan mempersembahkan takzim yang intim. Bersenda tentang makna tanpa kata-kata, kata-kata tanpa makna.
Di kepalanya pertanyaan seperti hujan. Bermula dari mendung yang menggantung. Menujah ke atas tanah resah yang tak lelah.
Di kepalanya pertanyaan seperti aku. BEKU.
Asrama, 7 Feb 2009


0 comments:
Post a Comment