...jendela

Avatarmenengok sedikit ke pengalaman majemuk yang telah lewat

mati

Barangkali mati adalah satu-satunya cara agar kehidupan bisa tetap bertahan. Itu juga yang mungkin jadi pertimbangan pemerintah menaikkan secara perlahan harga bahan-bahan pokok dan melangkakan bahan bakar minyak. Untuk menghindari inflasi, begitu katanya. Membiasakan sakit agar tidak lagi terasa sakit. Serupa jalan kecil dan perlahan menuju tumpas, menuju mati. Dan kematian manusia yang banyak itu yang nantinya akan sangat bermanfaat. Bukan hanya karena akan mengurangi kepadatan dan meluangkan ruang. Tapi lebih karena jasad mereka yang mati akan terurai menjadi mineral dalam tanah. Dan suatu saat, mungkin 2 juta tahun lagi, cucu buyut dari cucu buyut kita akan bisa menggunakannya.

[B205, 19 Maret 2008]

3 comments:

April 2, 2008 at 11:36 AM Anonymous said...

jah nyakk.... mencintai hidup tak sekedar menjadi lilin... mennerangi sekitar dan lebur bersama gelap... cuiihh...
jikapun mati jadi jawaban.. im gonna take them all with me...

wala takulu limayuktalu fisabililahi amwats bal ahyaun wala killa tasyurun...[2:154] 'PASTILAH MATI'

April 27, 2008 at 2:12 AM Anonymous said...

Marilah kita mati untuk hidup yg lebih baik. Biarlah aku yg pertama.

Post a Comment