...jendela

Avatarmenengok sedikit ke pengalaman majemuk yang telah lewat

journey

di tengah hiruk pikuk banyak orang membuat refleksi dan resolusi, setelah sekian lama mengendapkannya hingga mengeras bersama rasa malas, setelah menjarah sejumlah file dari hard disk kawan saya (bayangkan lebih dari 8 gigabytes hanya dalam satu malam menginap), akhirnya saya membuat review. bukan review sebetulnya, karena saya tak cukup mahir dalam hal ini. mari sebut saja sebagai komentar acak dari penikmat hiburan yang sering terlampau excited hanya karena menemukan hal sederhana dari apa yang ditonton dan disimaknya.

saya menonton film ini lebih kurang tiga tahun lalu, tak lama setelah perkenalan saya dengan drama-drama jepang lewat heavenly forest (percayakah kamu bahwa pemeran utamanya mirip aa gym dan pasha ungu). berkat bondan fade 2 black di klip terbarunya, saya merasa terusik untuk berkomentar tentang the night time picnic (yoru no pikkunikku). sesadar saya, meski tidak sama, tapi konsep video klip bondan "kita untuk selamanya" mirip dengan yoru no pikkunikku.

drama yang merupakan visualisasi dari novel riku onda ini bercerita tentang perjalanan tahunan murid-murid sebuah sekolah menengah di pinggiran jepang sejauh 80 kilometer dalam waktu 24 jam. siapapun yang telanjur gila dengan drama korea atau sinetron-sinetron tanah air, kemungkinan besar akan kecewa dengan dorama pendek yang satu ini. selama durasinya yang hampir dua jam ini, tidak ada satupun adegan 'menyek-menyek' atau aksi 'nanjak-geuleuh' berlebih lainnya, meskipun tokoh di dalamnya adalah anak muda. komentar beberapa kawan, "film apaan sih?", "filmnya bikin ngantuk", dan sejenisnya.

namun entahlah, sejak pertama kali menontonnya bersama salah seorang kawan di rumahnya yang penuh nyamuk itu, justru kami histeris. dan memang seperti itulah reaksi yang sering kami perlihatkan saat menonton beberapa dorama jepang. yang membuat kami berbinar adalah ceritanya yang sederhana tapi dalam dan detail. tentang seorang siswa rocker yang selalu tak beruntung karena tak pernah disapa ambulans. tentang seorang siswa junior misterius yang disangka hantu karena selalu muncul di berbagai foto angkatan. tentang tokoh utama, you nishiwaki (takuya ishida) dan takako koda (mikako tabe) yang selama duduk di bangku sekolah tak pernah sekalipun bertegur sapa. tentang semangat yang harus mereka pertahankan agar bisa menghabiskan 80 kilometer perjalanan selama 24 jam. juga tentang berbagai macam scene 'membinarkan' lainnya yang sempat membuat saya dan kawan saya saling memandang karena merasa mengalami apa yang pernah kami saksikan di yoru no pikkunikku saat berjalan kaki di pesisir unpad jatinangor, dago, kgu, asia afrika, dan beberapa pojokan lainnya di bandung, sesaat setelah hujan dan langit masih menyisakan lebam sedikit saja.

so what to notice? bukan hanya scene-scene menarik, tapi juga tentang perjalanan dengan permulaan yang barangkali kita sadari namun penghujung yang tidak pasti dan tidak kita ketahui. yang masih mungkin kita lakukan hanya berjalan dan menghayatinya, serta mengumpulkan puing-puing rasa lelah untuk disusun sebagai sebuah kekuatan baru, semangat yang lain lagi untuk segera menyelesaikan perjalanan. try to always figure out all the things which makes the journey become so special.


listen also the song!




2 comments:

December 30, 2010 at 11:26 PM adieu said...

iklan: datanglah ke si magrib!!!!

Post a Comment