...jendela

Avatarmenengok sedikit ke pengalaman majemuk yang telah lewat

obscurantism

saya sedang dekat dengan krayon, sketch book yang saya nobatkan sebagai catatan, kamera (pinjaman), dan si onew (laptop saya). kata-kata di kepala saya sedang berlibur, entah kemana dan sampai kapan. biarlah. tapi, saya kira, saya harus tetap mencari cara untuk membuat betah kesan dan ingatan, meski tanpa kata.

dengan empat benda itu, saya senang membekukan sesuatu. tentang semut yang berjalan runut. tentang letih yang menjadi tua dan perih. tentang cinta pathetic yang menggembungkan kelopak mata. tentang bulan demi bulan yang terbirit berjalan. tentang daun-daun yang jatuh terayun. tentang senja yang menyala. tentang tangis yang tak kunjung habis. ya, tentang segala hal yang enggan saya obral pada mereka, orang-orang yang saya kasihi. tentang segala yang musrti dikebiri saat sampai di ujung jari,

obscurantism... indeed i'm on the run.

0 comments:

Post a Comment