betapa menakjubkan warna jingga yang meredup kala matahari mulai menelusup. serupa mencerabut daun liar kecil itu lalu menyimpannya di sela-sela catatan, menikmati gumam yang rembes pelan ke dalam jiwa, menjalin lega dan sunyi dalam setarik nafas, melupakan sejenak ekpektasi yang lekat di kanan kiri, lalu ... sed fugit interea, fugit irreparabile tempus.
Nov 20, 2010
hiatus
betapa menakjubkan warna jingga yang meredup kala matahari mulai menelusup. serupa mencerabut daun liar kecil itu lalu menyimpannya di sela-sela catatan, menikmati gumam yang rembes pelan ke dalam jiwa, menjalin lega dan sunyi dalam setarik nafas, melupakan sejenak ekpektasi yang lekat di kanan kiri, lalu ... sed fugit interea, fugit irreparabile tempus.
Subscribe to:
Post Comments


0 comments:
Post a Comment