
People, dying, for no reason at all,
Age is no difference or if you're large or small
Families, been torn apart,
Doesn't have to be this way,
Some people, just have no heart,
It's happening every day,
Pure massacre,
Pure massacre...
Pure massacre,
Pure massacre...
Machine guns pumping,
Hearts thumping,
Death is all around, yeah,
People crying for freedom,
No one hears the sound, ohhh,
Pure massacre,
Pure massacre...
Pure massacre,
Pure massacre...alright,
There's people crying,
There's people dying,
But someone's taken it all, yeah,
Machine guns pumping,
Hearts thumping,
Death is all around,
People crying for freedom,
No one hears the sound,
Pure massacre,
Pure massacre,
Pure massacre,
Pure massacre,
Pure massacre,
Pure massacre,
It's gonna be,
A pure massacre,
Yeah
[Silverchair, Pure Massacre]


2 comments:
kebiadaban, kejahatan yang brutal menyelusup ke dalam darah orang-orang Zionis Israel. mereka memang manusia tak berperikemanusiaan. hari-harian mereka dibawa dalam hasrat kematian, pembunuhan, dan pembantaian yang tiada berhulu hilir. pantas saja bila perusahaan yang mereka kendalikan arahnya pun tak pernah gencar membabi buta cari keuntungan dari rakyat yang terhisap darahnya. Palestina sendiri jadi bukti nyata kehancuran akal sehat orang Israel ini. Palestina yang seharusnya hidup tenang diantara kalangan Mesir, Asia, dan Afrika malah dibombardir di hancurkan impiannya, dimaklumkan ketidakmerdekaannya oleh mata dunia. uhhhh sebalnya pada pemimpin dunia Islam, tak satupun tergerak mengirim bala tentaranya kesana. malah bersrgumen sampai berbusa di meja-meja dan kursi empuk bertahtakan emas dan segepok busa hasil pembicaraan. pantas kiranya hancur dunia ini tiada berbatas kalau masih mereka berujar "itu Palestina, kita bukan bagian darinya, kita hanyalah kawan yang seagama dengannya". ah tak perlu jua agama jadi alasan semata, kemanusiaan, hak hidup dan memerangi kejahatan seharusnya lebih diutamakan daripada kata untuk sebuah kebanggaan 'nasionalisme'.
Sepertinya kita memang selalu dibiasakan untuk mengkategorikan "mereka" dan "kita" dengan satu alasan kosong yang cukup menyebalkan: NASIONALISME.
Ya Zona, mungkin sudah saatnya kita tahu bagaimana bergerak meski kadang gerak kita sepele dan disepelekan.
Post a Comment